Be a Wonder Woman!

Real Wonder Woman in Our Life

Apabila ada di antara kalian yang mengatakan, “Okay … semua contoh di atas  itu adalah fiksi dan tidak nyata! Lalu, apalah dayaku yang harus menghadapi kenyatan hidup ini?”… Well, kita perlu berkaca pada beberapa wanita inspiratif berikut:

  1. Susi Pudjiastuti. Menteri perikanan kita ini merupakan seorang perempuan tangguh yang patut kita contoh. Setelah putus sekolah pada masa SMA beliau mencoba peruntungan di bidang Enterpreneur. Bermodalkan hanya tujuh ratus lima puluh ribu rupiah, beliau membuka usaha sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Berawal dari sana, beliau mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dan memperluas bisnisnya di bidang transportasi udara. Kepedulian beliau pada negara membawanya pada keputusan untuk melepaskan semua posisi di perusahaan-perusahaan yang telah beliau dirikan dan memilih untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada tahun 2014. Kegigihan dan keyakinan pada diri sendiri telah membawa Ibu Susi menjadi wanita inspiratif yang tangguh.

  2. Michelle Obama. Sebelum beliau menjadi istri presiden Amerika Serikat ke-44, beliau adalah perempuan yang memiliki keteguhan hati dalam mencapai impiannya. Hal ini terbukti jelas dari kesungguhannya dalam mencapai predikat Cum laude di Universitas Princeton dan Harvard. Tidak hanya sampai di sana, Michelle Obama berani untuk meninggalkan pekerjaannya di perusahaan hukum (perusahaan dimana Michelle pertama kali bertemu dengan Barack Obama) dan mendedikasikan diri di bidang pelayanan publik . Beliau akhirnya menjadi Direktur Eksekutif Chicago yang berfokus pada pelatihan kepemimpinan nirlaba yang membantu orang muda untuk mengembangkan keterampilan karirnya di sektor publik. Sebagai Ibu Negara, Michelle Obama juga bukan perempuan yang hanya duduk manis sebagai pendamping presiden. Beliau mencurahkan kemampuan dan kepedulian dalam berbagai kampanye diet sehat sejak dini, penggalakkan program bagi para veteran perang untuk mendapat pekerjaan, dan kesetaraan pendidikan bagi kaum perempuan.

  3. Santa Teresa dari Kalkuta. Wanita inspiratif dalam sejarah zaman ini memiliki nama asli Agnes Gonxha Bojaxhiu, yang berarti “kuncup mawar” atau “bunga kecil”. Beliau lahir dari keluarga yang sederhana, dan pada usia delapan tahun ayahnya meninggal. Sejak kecil Santa Teresa sudah terinspirasi untuk menjadi seorang misionaris. Di usianya yang baru menginjak delapan belas tahun, beliau bergabung dengan Kesusteran Loreto dan menjadi biarawati misionaris. Lebih dari empat puluh tujuh tahun beliau melayani para orang miskin, mereka yang sakit hingga sekarat, dan para yatim piatu. Misionaris Cinta Kasih yang didirikannya telah berkembang begitu hebat dan banyak menggugah jiwa para perempuan muda bergabung di Ordo Cinta Kasihnya. Pada tahun 2007 ordo beliau telah berkembang dengan memiliki kurang lebih empat ratus lima puluh bruder, lima ribu biarawati yang menjalankan enam ratus misi serta tempat penampungan di seratus dua puluh negara. Tidak berhenti di sana, cinta kasih beliau yang amat besar telah disalurkan dengan menengahi sebuah gencatan senjata sementara antara Israel dan Palestina untuk menyelamatkan para pasien muda di area peperangan itu. Bunda Teresa juga pergi untuk melayani penderita kelaparan di Ethiopia dan korban radiasi di Chernobyl, Rusia.

Oleh RLY, anggota Domus Cordis dan peserta Basic Program 2016

0 views0 comments

Recent Posts

See All