11 Orang Santa yang Mengalami Pelecehan Seksual

Pierina Morosini adalah beata pelindung para korban perkosaan dan juga martir dari kemurnian seksual (chastity). Pierina adalah anak pertama dari delapan bersaudara yang lahir pada tahun

1931 di Keuskupan Bergamo, Italia. Pierina juga hadir saat perayaan beatifikasi dari Santa Maria Goretti di tahun 1947 di Vatikan. Setiap hari dia mengikuti perayaan Ekaristi dan mendaraskan Doa Rosario serta berkeinginan untuk bergabung dalam ordo religius. Keinginannya itu ditolak oleh ke dua orang tuanya. Pierina akhirnya bergabung dalam ordo ke tiga Fransiskan dan mengambil kaul kemurnian seksual secara pribadi.

Pierina mencari nafkah untuk membantu keluarganya sebagai tukang jahit di sebuah pabrik pakaian sejak usia lima belas tahun. Suatu hari dalam perjalanan pulang dari pabrik, Pierina yang saat itu berusia 26 tahun digoda oleh seorang pemuda dengan bahasa cabul yang kemudian menyerang untuk memperkosanya. Pierina sudah berusaha menyadarkan lelaki itu dengan penjelasan-penjelasan dan melakukan perlawanan untuk melindungi dirinya namun usaha itu tidak digubris. Ketika Pierina berusaha melarikan diri maka lelaki itu melemparinya dengan batu untuk menghentikannya. Kemudian lelaki itu memukuli tengkorak kepalanya berulang kali. Saudara laki- lakinya kemudian menemukan Pierina dalam kubangan darah dan segera membawanya ke rumah sakit. Pierina tidak pernah sadarkan diri dan dua hari kemudian, pada 6 April 1957, dia menghembuskan nafas terakhirnya. Santo Yohanes Paulus II membeatifikasinya pada tanggal 4 Oktober 1987.

Kontributor: Lucia Wahyuni, alumni Adorable Eve 2016 Editor: Lidwina Sisilia Sumber: 1. https://epicpew.com/saints-endured- sexual-abuse- patronage 2. http://bit.ly/2hcF5MQ 3. http://bit.ly/2y3pKBt 4. http://bit.ly/2zhdIrO

0 views0 comments

Recent Posts

See All