Blogs
06/11/2017
  • Share this

Pierina Morosini adalah beata pelindung para korban perkosaan dan juga martir dari kemurnian
seksual (chastity). Pierina adalah anak pertama dari delapan bersaudara yang lahir pada tahun

1931 di Keuskupan Bergamo, Italia. Pierina juga hadir saat perayaan beatifikasi dari Santa Maria
Goretti di tahun 1947 di Vatikan. Setiap hari dia mengikuti perayaan Ekaristi dan mendaraskan
Doa Rosario serta berkeinginan untuk bergabung dalam ordo religius. Keinginannya itu ditolak
oleh ke dua orang tuanya. Pierina akhirnya bergabung dalam ordo ke tiga Fransiskan dan
mengambil kaul kemurnian seksual secara pribadi.

Pierina mencari nafkah untuk membantu keluarganya sebagai tukang jahit di sebuah pabrik
pakaian sejak usia lima belas tahun. Suatu hari dalam perjalanan pulang dari pabrik, Pierina yang
saat itu berusia 26 tahun digoda oleh seorang pemuda dengan bahasa cabul yang kemudian
menyerang untuk memperkosanya. Pierina sudah berusaha menyadarkan lelaki itu dengan
penjelasan-penjelasan dan melakukan perlawanan untuk melindungi dirinya namun usaha itu tidak
digubris. Ketika Pierina berusaha melarikan diri maka lelaki itu melemparinya dengan batu untuk
menghentikannya. Kemudian lelaki itu memukuli tengkorak kepalanya berulang kali. Saudara laki-
lakinya kemudian menemukan Pierina dalam kubangan darah dan segera membawanya ke rumah
sakit. Pierina tidak pernah sadarkan diri dan dua hari kemudian, pada 6 April 1957, dia
menghembuskan nafas terakhirnya. Santo Yohanes Paulus II membeatifikasinya pada tanggal 4
Oktober 1987.

Kontributor: Lucia Wahyuni, alumni Adorable Eve 2016
Editor: Lidwina Sisilia
Sumber:
1. https://epicpew.com/saints-endured- sexual-abuse- patronage
2. http://bit.ly/2hcF5MQ
3. http://bit.ly/2y3pKBt
4. http://bit.ly/2zhdIrO