Blogs
07/10/2017
  • Share this

“Gimana sih caranya nembak cewek biar mau jadian sama gue?”
Pertanyaan ini sering ditanya oleh cowok-cowok. Dari zaman dulu hingga sekarang soal ini bisa jadi kegalauan tersendiri buat cowok. Sedangkan beberapa tips yang  umumnya diberikan adalah:
• “Just be yourself”
• “Jangan pernah menerima jawaban kata ‘tidak’”
• “Ajak ke resto mahal”
• “Kamu harus percaya diri dan macho”

So, apa kesamaan dari semua tips tersebut? Kesamaan dari saran-saran di atas adalah semuanya hanya berlaku searah, yaitu dari sisi cowok saja. Padahal mendengarkan pertimbangan dari kedua pihak, baik cowok maupun cewek sangatlah penting. Mengajak cewek untuk berpacaran serius dengan kita juga bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, sebagai cowok (dan juga sebagai cewek), membuka mulut dan ngobrol soal hal-hal yang berat dan sulit, itu wajib hukumnya. Pacaran dan pernikahan, adalah relasi dua arah. Tidak perlu juga melakukan taktik manipulasi bersifat jangka pendek karena relasi yang baik dimulai ketika sepasang cowok dan cewek tersebut bisa berkomunikasi dengan baik, bisa mengambil keputusan untuk berkomitmen satu sama lain – memilih dengan kehendak bebas masing-masing. Dalam perkawinan kita akan mengalami hal-hal yang harus kita lalui bersama dalam ‘kemalangan’ sehingga pasti harus membuat keputusan-keputusan besar dalam hidup kita, seperti akan tinggal dimana, berapa banyak uang yang bisa dipakai, mau liburan kemana dan masih banyak hal lain lagi yang perlu didiskusikan.

Jadi bagaimana saya belajar memulai membicarakan hal-hal yang serius? Pertama-tama, tentu saja berbicara. Kita memang hidup di zaman sosial media yang membuat kita kurang melakukan interaksi sosial yang sesungguhnya, artinya melakukan perjumpaan, face to face. Tapi kalo kamu mau nembak seorang cewek buat menjadi pacarmu, maka kurang pantas rasanya bila seorang cowok menembak cewek hanya lewat sebaris pesan di WhatsApp. “Jadian yuk!”, misalnya. Tentu lebih baik adalah mengajak dia untuk ketemu dan membuka mulutmu untuk berbicara. Talk to her, face to face adalah cara paling simple dan paling benar.

By: Albert Suryadi dan Monica